Sports

Bukan Selamat Tinggal, Tapi Sampai Bertemu Lagi

Raul di depan piala-piala yang telah dimenangkannya untuk Madrid (detiksport)

Tahun 2005, saya pernah menulis soal ini di blog ini. Setelah lima tahun berselang, peristiwanya benar-benar terjadi.

Seperti yang kerap saya katakan, Raul was my second love in football. Caranya bermain, totalitasnya serta kepribadiannya di dalam dan luar lapangan, menurut saya pantas dijadikan panutan bagi tiap atlet di setiap zaman.

Mulai Senin, (26/7/2010), Raul tak lagi berbaju Real Madrid. Walau tidak ditolak oleh pelatih baru Madrid Jose Mourinho, dia memilih untuk mencari tantangan baru di luar negeri. Raul memang bintang. Tapi dia cukup tahu diri.

Kemana suami Mamen Sanz ini akan berlabuh selanjutnya? Entahlah. But i’m going to miss his performance. And his goal celebration. Semoga yang dipilihnya bukan liga antah-berantah yang tidak terpantau di dalam negeri. But, hey, siapa tahu dia tidak akan lama-lama pergi. Mengutip Presiden Madrid Florentino Perez, pintu Madrid akan selalu terbuka untuk legenda hidupnya.

“Thank you for all these years. This event is not a goodbye, but a see you later because this will always be your shirt and your crest and this stadium will always be your home” –Florentino Perez at Raul’s farewell

Sampai bertemu lagi, Raul!

Previous Post Next Post

You Might Also Like

No Comments

Leave a Reply