Browsing Category

Saya

Saya

Belajar Dandan dari Mama

Setelah baca liputan khusus soal pensil alis di sebuah media online saya jadi ingin menulis topik ini. Mama saya adalah perempuan super. Selain pintar masak, pintar bergaul, dan pintar mengurus rumah tangga, beliau juga pintar dandan. Caranya berdandan juga yang menginspirasi saya. Dari dulu saya selalu takjub dengan ibu saya. Kalau mau keluar rumah, sepagi apapun, harus selalu sudah mandi dan sudah dandan.  Bahkan sebelum jogging pun beliau sudah mandi dan dandan! Padahal dalam benak saya kan kalau lari luntur lagi yah hehehe. Eh, tapi jangan salah habis jogging dan keringetan, mama hampir pasti mandi lagi. Mandi berkali-kali dalam sehari sih udah nggak menjadi hal yang aneh buat beliau. Sering Read More [...]
Saya

Masak-memasak di Rumah Vertikal

Kayaknya saya tahu kunci untuk sering update di blog ini. Kuncinya adalah... eng, ing, eng... sering beraktivitas di rumah. Seperti sudah pernah saya tulis beberapa kali di blog ini, tinggal di rumah vertikal di tengah kota Jakarta itu sungguh-sungguh menjadi "surga" bagi orang yang tidak rajin. *nggakmaubilangmalas* Malas bersih-bersih rumah, ada jasa cleaning service. Malas nyuci, tersedia banyak laundry kiloan. Malas masak? rumah makan bertebaran dimana-mana tinggal dipilih. Bahkan malas gerak aja ada solusinya! Jadi kunci untuk tidak tergoda dengan semua kesenangan itu adalah bergerak. Selama ini sih saya sudah berusaha bergerak. Mulai dari bersih-bersih rumah sendiri, nyuci pakaian Read More [...]
Marriage, Saya

5 Tips Menikmati Road Trip

Selain nonton, kegiatan lain yang saya dan si Jenong nikmati bersama-sama adalah jalan-jalan. Ngga mesti jauh, sampai ke negara lain, yang deket-deket aja juga bisa jadi tujuan. Malah, seringkali perjalanan deket itu kami lakukan dengan spontan. Seperti misalnya ke Cirebon beberapa waktu lalu. Itu tidak kami rencanakan jauh-jauh hari. Hanya semalam berpikir, keesokannya si Karlito pun melaju ke Cirebon. Padahal hari itu saya baru pulang bekerja cukup malam. Alhasil, kami sampai di Cirebon jam 5 subuh keesokan harinya. Ke Anyer pun demikian. Yang tadinya berniat ke Puncak batal sekejap dan putar balik ke arah berlawanan. Alhasil, go show kali itu pontang-panting cari penginapan --yang baru Read More [...]
Marriage, Saya

Satu Bulan Dipercaya Tuhan

Setelah menata hati saya memberanikan diri menulis ini. This posting is very emotional for me. Bismillah. Berawal di tanggal 1 Juli 2014 atau 3 Ramadan 1435 Hijriah, saya test pack setelah telat haid dua minggu. Saya sengaja tidak membeli test pack lebih awal karena takut kecewa. Suami juga melarang dan bilang belinya satu bulan lagi saja. Tapi pada hari ke-3 Ramadan itu, badan mulai tidak enak, payudara sensitif dan belum juga mens. Saya pun secara iseng kembali membuka catatan saya tentang hamil muda. Karena feeling sudah menguat, secara diam-diam saya pun membeli test pack. Di pagi buta keesokan harinya saya test pack. 1 menit, 2 menit, 3 menit. Saya baru menoleh untuk melihat Read More [...]
Saya

Ketika Memutuskan untuk Berhijab

Hari Jumat yang lalu saya berulang tahun yang ke 3* tahun. Nggak perlu disebutkan ya karena seperti kata pepatah, age is just a number. *Halah* Anyway, setiap berulang tahun saya selalu membuat janji pada diri sendiri. Janji itu adalah menjadi manusia yang lebih baik dari usia sebelumnya. Tahun ini janji untuk menjadi lebih baik itu saya definisikan menjadi: memakai hijab alias berjilbab. Kenapa bisa membuat lebih baik? Saya berharap dengan berhijab kualitas ibadah saya kepada Yang Maha Memberi Kehidupan menjadi lebih baik. Kualitas diri saya sebagai pribadi juga lebih baik, karena berhijab juga berarti menjaga perilaku sebagai seorang Muslimah, setiap harinya. Jadi begitulah, Read More [...]