Browsing Category

Marriage

rumah1
Lifestyle, Marriage

Pengalaman KPR Syariah

Huaaaa, lama banget nggak update blog. Akibat sempat lupa perpanjang domain, lalu sok sibuk, lalu lalu lalu, blog ini dianggurin. Mumpung sedang punya waktu lowong dan punya bahan cerita jadi... Alhamdulillah awal tahun 2016, saya dan suami berhasil mewujudkan satu lagi impian kami yaitu punya rumah. Pencarian rumah sebetulnya sudah berlangsung sejak beberapa tahun yang lalu, tapi ternyata jodohnya baru sekarang. Tapi saya nggak mau cerita panjang lebar soal rumah soalnya sekarang masih tahap renovasi (rumahnya ready stock). Nanti ya cerita lebih detail kalau sudah cantik. Kali ini saya mau bercerita soal pencarian KPR. Sama seperti saat membeli apartemen, kali ini juga rumah kami masih Read more
Hubby and his 'best friend' the laptop
Marriage

Laki-laki Juga Butuh Me Time

Siapa bilang me time cuma dibutuhkan perempuan? Saya sih enggak, karena suami saya juga tipe laki-laki yang sangat butuh me time. Hidup berdua saja di rumah vertikal selama hampir 4 tahun membuat saya dan suami cukup lengket setiap hari. Berangkat ke kantor bareng, pulang kantor juga bareng, karena kantor kami searah dari rumah. Akhir pekan juga aktivitasnya sering bareng karena ada acara berkunjung ke rumah kedua orang tua kami yang rutin dilakukan tiap seminggu sekali. Memang, kami bukannya sama sekali tidak punya waktu untuk melakukan hobi masing-masing, tapi sejak menikah jadinya tidak rutin. Me time saya diantaranya adalah berbelanja. Uhuk! Dulu saya rutin menyempatkan waktu Read more
roadtrip mel
Marriage, Saya

5 Tips Menikmati Road Trip

Selain nonton, kegiatan lain yang saya dan si Jenong nikmati bersama-sama adalah jalan-jalan. Ngga mesti jauh, sampai ke negara lain, yang deket-deket aja juga bisa jadi tujuan. Malah, seringkali perjalanan deket itu kami lakukan dengan spontan. Seperti misalnya ke Cirebon beberapa waktu lalu. Itu tidak kami rencanakan jauh-jauh hari. Hanya semalam berpikir, keesokannya si Karlito pun melaju ke Cirebon. Padahal hari itu saya baru pulang bekerja cukup malam. Alhasil, kami sampai di Cirebon jam 5 subuh keesokan harinya. Ke Anyer pun demikian. Yang tadinya berniat ke Puncak batal sekejap dan putar balik ke arah berlawanan. Alhasil, go show kali itu pontang-panting cari penginapan --yang baru Read more
Si Jenong harus menunggu (lagi) sebelum bisa main seperti ini
Marriage, Saya

Satu Bulan Dipercaya Tuhan

Setelah menata hati saya memberanikan diri menulis ini. This posting is very emotional for me. Bismillah. Berawal di tanggal 1 Juli 2014 atau 3 Ramadan 1435 Hijriah, saya test pack setelah telat haid dua minggu. Saya sengaja tidak membeli test pack lebih awal karena takut kecewa. Suami juga melarang dan bilang belinya satu bulan lagi saja. Tapi pada hari ke-3 Ramadan itu, badan mulai tidak enak, payudara sensitif dan belum juga mens. Saya pun secara iseng kembali membuka catatan saya tentang hamil muda. Karena feeling sudah menguat, secara diam-diam saya pun membeli test pack. Di pagi buta keesokan harinya saya test pack. 1 menit, 2 menit, 3 menit. Saya baru menoleh untuk melihat Read more
Belanjaan
Marriage

Tentang Suami dan Belanja ‘Itu’

Suami saya, dengan panggilan kesayangan Si Jenong, tergolong tipe suami yang tidak segan membantu pekerjaan rumah tangga istrinya. Salah satunya ketika kami harus berbelanja kebutuhan rumah tangga setiap bulannya. Berbekal catatan yang sudah saya siapkan, dia cukup sigap membeli bahan mentah untuk dimasak, mie instan sampai minyak goreng. Namun Si Jenong masih pantang membeli kebutuhan wanita. "Nggak mau!," katanya dengan tegas. Misalnya membeli pembalut. Kayaknya itu masih peer buat dia --seperti juga bagi kebanyakan lelaki yang ada di Indonesia *lebaydotcom* Saya jadi teringat dengan obrolan yang saya baca di sebuah forum online, curhatan suami yang harus membeli pembalut untuk istrinya Read more