Saya

Cerita Sang Raja Dangdut

rhoma-live-chat

Sang Raja Dangdut alias Rhoma Irama sedang menjadi topik perbincangan hangat akhir-akhir ini. Penyebabnya apalagi kalau bukan karena wacana pencalonannya sebagai calon presiden.

Bang Rhoma tak cuma tampil di acara serius di televisi, tapi juga tampil di talkshow yang dipandu artis dan, tentu saja tak ketinggalan, infotainment.

Di televisi, Bang Rhoma selalu terlihat kalem menjawab pertanyaan-pertanyaan seputar wacana pencapresannya. Mirip gaya beliau sedang berdakwah.

Saya jadi teringat kejadian beberapa tahun yang lalu.Di detikForum, salah satu kanal komunitas-nya detikcom, Bang Rhoma pernah menyapa penggemarnya lewat program live chat tahun 2010 silam.

Dalam benak saya, mendatangkan Sang Raja Dangdut pasti ribet. Pengawalnya banyak. Dan orangnya agak sulit diberi pengarahan. Tapi kenyataannya ternyata berbeda 180 derajat.

Bang Rhoma sore itu datang ke kantor detikcom menggunakan mobil mewah merk Mercedes yang disopirinya sendiri. Datang tanpa pengawalan siapapun. Benar-benar dewek (sendirian). Padahal ketika itu beliau datang untuk mempromosikan film ‘Dawai 2 Asmara’. “Ridho sedang sibuk,” terangnya tentang anaknya yang juga bermain di film itu.

Bang Rhoma sore itu tidak menyentuh makanan yang dihidangkan dihadapannya. Katanya sedang puasa Nabi Daud. Beliau juga tidak mau bersentuhan dengan perempuan yang bukan muhrimnya. “Saya menjaga wudhu saya,” katanya lagi.

Selama live chat berlangsung, Bang Rhoma juga selalu berusaha menjawab pertanyaan secara lugas. Termasuk pertanyaan sensitif seperti soal istri-istrinya. “Saya nggak keberatan menjawab pertanyaan sensitif. Mana?,” tantangnya waktu itu. Hanya, ketika itu kelihatannya pentolan Soneta ini sedang tidak mood bernyanyi, dan selalu hanya melempar senyum bila diminta bernyanyi sebait lagu.

Tidak bisa dipungkiri Sang Raja Dangdut memiliki pesona tersendiri. Bukan hanya bagi fansnya tapi juga bagi orang yang tidak menyukainya. Jika bukan karena prinsip hidupnya, cara berbicaranya yang khas, pastilah karena suara dan lagu-lagunya yangtidak lekang oleh zaman.

Tapi apakah pesona saja cukup untuk membawa Rhoma Irama ke kursi Presiden? Entahlah.

Previous Post Next Post

You Might Also Like

No Comments

Leave a Reply