Lifestyle, Review

Di Mana Bianglala Tertinggi di Indonesia?

Masih edisi pengakuan. Saya tidak suka ketinggian. Mangkanya saya bukan orang yang menyenangkan buat diajak ke theme park. Apalagi disuruh naik roller coaster. Duh! Tapi kalau cuma naik bianglala sih berani lah. Termasuk bianglala tertinggi di Indonesia? Hmmm…

Beberapa waktu lalu saya dan suami iseng-iseng main ke Mall AEON Jakarta Garden City (disingkat JGC aja ya). Niatnya sih cuci mata, tapi juga pengen sekalian nyobain bianglala tertinggi di Indonesia yang lagi hits dibahas di social media.

Hari itu hari Minggu kalau nggak salah. Untuk menuju ke AEON JGC cukup gampang, cuma masuk tol JORR arah ke Tanjung Priok lalu keluar di pintu Cakung Timur. Nanti ketemu pintu gerbang JGC trus aja ikutin jalan akan ketemu AEON.

Tapi sampai di situ perjuangan sesungguhnya baru dimulai. Perjuangan 1: nyari parkir. Kalau dilihat-lihat mall ini cukup besar, pun parkirannya besar. Cuma setelah ngarep bisa parkir di dalam mall (biar ademan), ternyata kita tetap kebagian parkir di luar yang panas dan agak usaha jalan banyak yah ke mall-nya.

Perjuangan 2: karena itu hari libur jadi mall-nya ruame. Karena males usel-uselan kita langsung aja ke lantai paling atas buat naik bianglala. Positifnya, karena kita sampai jamnya rada nanggung (jam 4 sore) jadi antrian naik bianglala belum terlalu mengular. Apalagi untuk antrian tiket couple.

Oh ya, untuk naik ke bianglala disediakan 2 jenis tiket, yaitu reguler dan couple. Masing-masing seharga Rp 50 ribu/ orang dan Rp 160 ribu/ couple. Beda jauh ya? Trus bedanya apa?

Kalau yang kita rasakan kelebihannya ada 2 yaitu: nggak usah antri panjang dan lebih privat. Jadi kalau yang reguler satu kapsul bisa diisi 6 orang (bisa digabung dengan rombongan lain), sedangkan untuk tiket couple kapsul hanya diisi oleh 2 orang. Jadi kalau kamu berdua enakan beli couple, sedangkan kalau beramai-ramai boleh lah naik yang reguler. Oh ya ada juga tiket VIP untuk kapsul privat lebih dari 2 orang seharga Rp 350 ribu. Mau pilih yang mana? Kalau pilihannya jatuh ke reguler ya harap sabar mengantri.

Trus gimana dengan fasilitas yang ditawarkan apakah sepadan? Jawabannya lumayan. Selama kurang lebih 15 menit kita diajak melihat pemandangan sekitar JGC dari udara. Sayangnya kita naik sore dimana matahari masih bersinar. Kalau malam kan banyak lampu tuh pasti lebih menawan pemandangannya dari udara.

Sampai hari ini atraksi yang punya nama resmi J-Sky Ferris Wheel ini masih jadi bianglala yang tertinggi di Indonesia yaitu setinggi 69 meter dengan diameter 50 meter. Naik bianglala tinggi jadi pengalaman kedua saya setelah Singapore Flyer. Dari catatan Wikipedia, Singapore Flyer masih jadi yang tertinggi kedua di dunia setelah High Roller di Las Vegas, AS.

Jadi udah siap naik J-Sky Ferris Wheel? Selain bisa naik bianglala, kalau ke AEON jangan lupa juga buat lihat-lihat taman lampunya ya.

Happy weekend!

Previous Post

You Might Also Like

No Comments

Leave a Reply