Movie, Review

Eclipse: Ketika Cinta Harus Memilih

Saya lebih senang film ketiga serial ‘Twilight’ ini dibandingkan yang kedua, New Moon. Selain lebih banyak action juga lebih banyak konflik yang bikin geregetan.

Setelah hampir mati di tangan Volturi di Italia, Edward Cullen kembali ke Forks bersama Bella Swan. Namun di Forks, Edward ‘menemukan’ bahwa Jacob Black masih akan menjadi duri dalam daging hubungannya dengan Bella.

Si manusia serigala sahabat Bella itu semakin menawan di seri ketiga. Dia pun semakin terang-terangan menunjukkan perasaan sayangnya terhadap Bella. Kedatangan pasukan vampir baru pimpinan Riley Biers dan Victoria menguji cinta Bella terhadap Edward. Bella makin meragu karena ia dan Edward memiliki pandangan berbeda tentang pernikahan. Padahal Edward sudah melamar.

Itu tidak disia-siakan Jacob. Dia bahkan rela berkompromi dengan musuhnya, para vampir, untuk menyelamatkan Bella. Cinta segitiga Edward-Bella-Jacob yang dibumbui dengan kehadiran pasukan vampir baru menjadi inti cerita film ini.

eclipse3

Seperti sudah saya sebutkan, konflik cinta segitiga yang dihadirkan di film ini cukup menarik. Paling enggak terlihat keraguan-raguan dalam diri Bella karena kehadiran Jacob. Adegan favorit saya sewaktu Bella-Edward-Jacob terperangkap di tengah badai salju.

Bella kedinginan hebat di dalam tenda, tapi karena Edward seorang vampir dia nggak berhasil menghangatkannya dengan pelukan. Datanglah Jacob dan ngomonglah dia (kira-kira) gini: “sini saya saja yang peluk kamu, udah jelas kalau saya lebih hot (bisa dibaca hangat tapi bisa juga diartikan seksi) daripada dia.” Bisa ditebak, mayoritas penonton (perempuan) yang sebioskop dengan saya pun langsung heboh!

Terlepas dari cerita cinta segitiganya yang mungkin banyak orang bilang terlalu mellow, action di film ini lebih seru dari sebelumnya. Pertempuran pasukan vampir baru vs keluarga Cullen & keluarga serigala jadi-jadian juga menarik, walaupun nggak sampai berdarah-darah.

Di IMDB, film ini cuma diberi rate 4,7/10. Sama sekali nggak nyalahin karena film ini (masih) tidak recommended buat yang nggak suka Twilight dan cerita roman. Tapi kalau kamu tanya, saya sih suka!

Previous Post Next Post

You Might Also Like

No Comments

Leave a Reply