Movie, Review, Saya

Harry Potter and The Deathly Hallows Part 1: Semi Final Serial Fenomenal

Film ini diangkat dari buku ketujuh Harry Potter tujuh (buku terakhir) yang berjudul sama. Dibagi menjadi dua part karena kabarnya sutradara Dave Yates menginginkan agar penggemar HP mendapatkan sensasi utuh dari bukunya. Menurut saya part 1ini tidak mengecewakan.

Diceritakan setelah kebangkitan Lord Voldemort (Ralph Fiennes) dan kematian Albus Dumbledore, ancaman terhadap nyawa Harry (Daniel Radcliffe) semakin nyata hingga memaksa Orde Phoenix dan sahabat-sahabatnya melarikannya ke ‘lokasi yang aman’.

Voldemort memang semakin kuat. Apalagi pengikutnya pun berhasil menguasai kementrian sihir. Harry berburu dengan waktu untuk menghancurkan horcrux (jimat penyimpan kekuatan) Voldemort. Namun upayanya seolah tak pernah usai.

Titik terang diperoleh Harry dan kedua sahabatnya, Hermione Granger (Emma Watson) dan Ron Weasley (Rupert Grint), lewat Xenophilius Lovegood (Rhys Ifans). Dari bibir ayah Luna Lovegood tersebut meluncur cerita tiga saudara dan relikui kematian (deathly hallows) yang dapat menjadi petunjuk menghancurkan Voldemort.

harry_potter_dhp1_poster20

Terus terang saya ‘terpaksa’ nonton HP di hari pertama penayangannya karena film ini sukses mendominasi bioskop-bioskop yang ada di Jakarta dan sekitarnya. Herannya walaupun di Citos hari itu HP diputar di tiga teater (dari empat teater yang ada) setiap jam penayangannya full house! Gelo! Animo yang sangat besar menyambut film terakhir HP.

Dari review/ pendapat yang saya baca sekilas cukup banyak penggemar HP yang merasa kecewa dengan film ini. Kebanyakan ngomong, kritiknya. But hey, this is just part 1. It supposed to be ‘boring’, rite? 😀

Memang porsi berceritanya lebih banyak ketimbang actionnya, tapi background yang cukup akan sangat membantu para penonton yang belum baca bukunya (atau seperti saya yang tidak membaca seluruh bukunya) guna menikmati finale dari serial HP yang panjang dan fenomenal ini. Menurut saya ceritanya juga tidak terlalu bertele-tele. Actionnya menarik. Konfliknya terasa.

In short, menurut saya ini adalah film HP yang paling memuaskan bersanding dengan HP 4 (HP and The Goblet of Fire). Jadi nggak sabar nunggu part 2-nya tahun depan :D.

Previous Post Next Post

You Might Also Like

No Comments

Leave a Reply