Bisa dibeli di hypermarket
Lifestyle

Hypermarket, Supermarket, Minimarket

Bisa dibeli di hypermarket

Sejak tinggal berdua saja dengan Si Jenong, saya jadi akrab sama tiga istilah di judul postingan ini.

Sepengetahuan awam saya, hypermarket, supermarket dan mini market dibedakan berdasarkan besarnya. Hyper tentu saja yang paling besar dan menjual bermacam-macam barang. Sementara mini market paling kecil diantara ketiganya.

Hypermarket pertama yang saya akrabi adalah hypermarket ‘G’. Letaknya pas di sebelah Kalibata City. Tinggal nyebrang rel kereta api. Kalau malas jalan kaki tinggal pilih memakai transportasi angkot –bayar 1000– atau ojek –bayar 5000.

Berawal dari bosan dan karena kecintaan terhadap grup perusahaan tempat saya bekerja –tapi bohong– saya pun pindah berbelanja ke hypermarket ‘C’. Memang agak usaha sih ke tempat ini, karena harus pakai mobil kalau pas mau belanja bulanan.

Setelah beberapa kali mencoba belanja, seperti halnya emak-emak lain, saya mulai membandingkan harga. Ternyata belanja di hypermarket ‘C’ lebih murah ketimbang hypermarket langganan saya sebelumnya. Noted.

Supermarket langganan saya pertama kali adalah ‘TT’. Paling seneng sebetulnya belanja di sini karena harga barangnya murah dan nyaman tempatnya. Tapi sejak saya pindah ke Kalibata, jauh banget kalau mau ke swalayan yang bisa ditemui di daerah Jatimakmur dan Duren Sawit ini.

Sebagai variasi, saya berbelanja di ‘FM’. Kelebihan swalayan ini di samping lokasinya yang masih satu lingkungan dengan tempat tinggal saya adalah kalau berbelanja ikan segar bisa minta diolah dengan cara digoreng atau dibakar. Gratis pula! Lumayan kan?

Sementara swalayan darurat saya adalah ‘I’ dan ‘A’. Semua juga sudah tahu kalau yang ini lokasinya bertebaran dimana-mana, termasuk di lingkungan tempat tinggal saya. Gunanya ada swalayan darurat adalah kalau membutuhkan keperluan rumah tangga darurat bisa langsung ngacir.

Lalu, enakan mana hypermarket, supermarket dan mini market? Kalau saya sih sesuai kondisi kantong saja. Kalau lagi tebel (kantongnya) saya lebih memilih belanja di hypermarket. Soalnya semakin banyak barang yang dilihat, kecenderungan untuk membeli makin besar. Iya apa iya? Mangkanya kalau kantong lagi tipis, mendingan ke mini market saja, deh :D.

Previous Post Next Post

You Might Also Like

3 Comments

  • Nike November 23, 2012 at 4:52 am

    lebih sering ke hypermart eh hypermarket sih karena biasanya pas belanja bulanan, kalo I sama A ya kalo beli jajanan si kecil aja 😀

    • mels December 13, 2012 at 9:57 am

      jajan kecil-kecilan lama-lama jadi jajan besar lho hehehe

  • kekenaima November 23, 2012 at 4:36 am

    sebetulnya enakan di hypermarket kl buat sy.. tp sejak ada supermarket deket ruma sy malah lebi rajin kesana.. 😀

  • Leave a Reply