Traveling

Kelok 44 Nan Menantang

DSC_0429Saya pernah menyebut Sumatera Barat sebagai tujuan wisata di tanah air yang sangat ingin saya kunjungi. Kesempatan itu datang ketika saya mengikuti suami mudik ke Payakumbuh.

Sumatera Barat dalam pandangan saya adalah daerah yang cantik. Kombinasi bukit berbaris dengan sawah hijau menghampar sangat menyejukkan mata. Itu masih ditambah dengan berkilo-kilo meter jalan berkelok yang menguji keahlian berkendara.

Bicara jalan berkelok di Sumatera Barat, tidak sah kiranya jika tidak menyebut Kelok 44.

Kelok 44 merupakan tikungan berjumlah 44 belokan yang melingkari bukit di Kabupaten Agam. Sampai di dasar Anda dapat melihat pemandangan Danau Maninjau yang menawan. Kelok 44 termasuk rute favorit Tour de Singkarak yang digelar setiap tahun. Tidak heran, karena pemandangan di sekitar Maninjau memang sungguh cantik.

Saya dan suami, menggunakan city car kami yang super hebat, berkunjung ke Kelok 44 pada suatu sore. Ketika itu cuaca sedang mendung. Cuaca yang super duper menyegarkan. Beruntung, tidak sampai gerimis apalagi hujan. Satu per satu kelok kami lalui cukup mulus. Kami pun melalui rumah gadang yang sering menjadi icon pariwisata Sumatera Barat. Icon itu juga sempat saya pajang sebagai foto di postingan.

Di beberapa kelok kami melihat puluhan monyet liar yang bermain-main di pinggir jalan. Banyak pengendara menghentikan kendaraan untuk memberi makan monyet. Seperti di Monkey Forest saja, nih.

Setelah berkelok-kelok akhirnya kami tiba di dasar dan segera melaju ke rumah saudara kakak ipar di sekitar Maninjau. Di sekitar rumah terdapat banyak keranda berisi ikan. Kata saudara masih banyak ikan di Maninjau. Namun, saya tidak banyak melihat aktivitas misalnya memancing ketika itu.

Selepas Shalat Maghrib kami pun pamit. Akhirnya tantangan itu tiba. Dengan perasaan agak was-was, city car andalan digas melalui Kelok 44. Jika ketika turun mulus, maka jalan naik adalah perjuangan. Ditambah, hari ketika itu sudah gelap. Namun kami melaluinya dengan baik-baik saja. Alhamdulillah.

Walaupun cuma sesaat, kunjungan ke Danau Maninjau melalui Kelok 44 tidak akan saya lupakan. Mudah-mudahan suatu hari nanti kami bisa kembali ke sana.

Previous Post Next Post

You Might Also Like

No Comments

Leave a Reply