pets
Marriage, Rusunami

Meet The Pets: Ikan Koki di dalam Aquarium Bulat

Dari dulu saya kurang telaten memelihara hewan peliharaan.

Padahal di rumah orang tua, hewan peliharaan nggak pernah absen. Kami pernah memelihara anjing, kucing, ikan sampai kelinci. Tapi sekarang yang tersisa tinggal kucing dan ikan patin yang dipelihara di empang belakang rumah. Oh ya, kami refers to my family.

Saya? kadang-kadang ngajak main, kadang-kadang ngasih makan, tapi keseringan enggak. Dan pelihara hewan menjadi urusan ayah, ibu atau adik saya.

Nah, enggak tahu ide darimana, suatu hari di rusunami tiba-tiba Si Jenong melontarkan ide. “Aku pengen beli aquarium bulat, terus pelihara ikan koki. Boleh ya?”. Pertanyaan ini tentu saja mengundang keheranan. Ha? buat apa? Wong melihara diri sendiri aja masih belajar hehehe *becanda, sayang*

Tapi rupanya suami serius dengan omongannya. Katanya sih supaya ada nuansa berbeda di unit kami. Apalagi, selain ikan, hampir mustahil kami pelihara hewan yang lain di rusunami –karena dilarang. So, setiap kami mampir ke supermarket, dia pun merajuk minta dicarikan aquarium bulat.

Suatu hari waktu mampir ke Ace Hardware, saya pun membelikannya aquarium bulat. Dengan kapasitas air 7 liter, aquarium itu saya beli seharga Rp 79,800. Pas dibawa pulang, suami senang bukan main. Aneh rasanya melihat setoples aquarium bisa mengubah mood seseorang :).

Setelah punya aquarium, berikutnya kami pun menuju ke Pasar Jatinegara untuk membeli ikan hias. Pasar ini sudah terkenal seantero Jakarta sebagai pusat pembelian hewan. Di sana banyak pilihan ikan hias dijual. Selain ikan koki, ada pilihan lain seperti ikan guppy, ikan Sumatera, ikan Kalimantan, ikan cupang. Ikan koki juga ada macam-macamnya.

Setelah menimbang-nimbang pilihan jatuh pada ikan koki mutiara. 6 ekor kecil dijual si abang seharga Rp 10 ribu. Di sana kami juga membeli filter air dan makanan ikan. Eh, ternyata di sana aquarium bulat dijual lebih murah 20 ribu rupiah 🙁

Anyway, sudah satu minggu ini ikan-ikan peliharaan kami berenang dengan sehat di atas credenza, berbagi dengan televisi (belum tahu lagi mau ditaruh dimana :D). Saya dan Si Jenong bergantian ngasih makan kurang lebih 3 kali sehari. Sementara kuras aquarium dan beberes filternya menjadi urusan suamiku.

Mudah-mudahan kali ini saya telaten ngrawat mereka. Soalnya punya peliharaan ternyata menyenangkan juga.

Semoga kalian cepat besar ya! 😀

Previous Post Next Post

You Might Also Like

7 Comments

  • Nana December 2, 2013 at 1:20 pm

    Mba akuarium bulet bisa dipakein filter juga? Gmn caranya mba?

    • mels September 15, 2014 at 7:47 am

      Tergantung filternya, pas beli filter jangan lupa tanya ke tukang aquariumnya 🙂

  • Cahyo November 26, 2013 at 8:17 am

    Mau Tanya mbak…kalau di Jatinegara yang jual ikan dan akuariumnya sebelah mana ya?makasih.

    • mels November 29, 2013 at 7:32 am

      Pasar hewan Jatinegara persis di sebelah eks mal Jatinegara. Yang jualan hewan termasuk ikan luber sampe ke pinggir jalan, pasti keliatan kok.

  • Faris March 25, 2013 at 4:19 am

    Salam Bro,

    Mau tanya, akuarium bulat seperti itu tidak memrlukan alat oksigen ya?

    dan Air-nya diganti berapa hari sekali?]

    Terima kasih

    • mels March 25, 2013 at 8:36 am

      Gak pake oksigen mas, tapi katanya harus pake ya. Untuk air ganti tiap minggu. Skr saya udah nggak pake aquarium bulat lagi soalnya ikannya udah banyak :D. Kalo pake aquarium bulat ikannya maks 2 amannya.

    Leave a Reply