ID-100181339
Lifestyle

Menabung Uang Koin, Bisa Nggak?

ID-100181339Siapa dari Anda yang masih menabung di dalam celengan? Saya dan suami masih. Kami menabung koin di celengan darurat kami.

Saya menyebutnya celengan darurat karena memang bentuknya hanya sebuah kotak plastik yang dibolongi. Yah, bisa disebut toples bolong, deh.

Satu tahun kami menabung di celengan tersebut. Setelah penuh, saatnya membongkar celengan dan menghitung koin-koin di dalamnya.

Penghitungan koin diawali dengan mengelompokan koin-koin tersebut ke dalam pecahan yang bernilai sama. Tiap kelompok kami bagi menjadi 10 pecahan koin.

Lumayan pe-er juga nih mengelompokannya. Tetapi kurang dari satu jam kami berhasil menyelesaikan hitungannya. Total koin-koin tersebut bernilai Rp 300 ribu sekian.

Pe er berikutnya adalah menyetor hasil “tabungan” kami ke BANK. Eh, apa iya ada bank yang mau menerima koin segitu banyak? Ternyata ada.

Dengan modal nekad, saya bertanya ke teller sebuah bank yang saya jadi nasabahnya dan kebetulan membuka cabang di Kalibata City Square.

Pada awalnya si mbak teller mengatakan menabung uang koin itu bisa. Tapi lalu dia nanya, “Sudah dirapikan kan mbak?”. Err…
Jika definisi rapi itu adalah mengelompokkannya menjadi pecahan yang bernilai sama, sudah dilakukan. Tapi hanya sebagian. Hehehe, iya kami memang sudah menyelesaikan hitungannya, tetapi tidak selesai merapikannya.

Si mbak teller cuma tersenyum. Dia bilang “Ini belum rapi namanya mbak, dirapikan dulu dengan masing-masing pecahan bernilai sama berisi 25 koin.”

Huwaaat? 25 koin? Berarti koin-koin yang sudah kami rapikan juga harus dibongkar, dong?

Baiklah! Demi menyetor koin-koin tersebut ke BANK saya pun mengembalikannya ke suami untuk dibongkar. Hehehehe. Enaknya jadi istri, pokoknya saya tahu beres.

Selang seminggu setelah datang ke bank tersebut pertama kali, saya pun menyetor hasil “tabungan”. Totalnya ternyata lebih banyak dari hitungan awal. Nggak heran karena untuk menggenapkan jadi 25 koin, kami jadi rajin menambahkan koin-koin baru lagi. Pokoknya tiap ada kembalian berupa koin, setor.

Proses menabung koin juga nggak pakai ribet. Asal koin-koin tersebut sudah rapi akan langsung dihitung oleh teller.

Kesimpulannya, jangan remehkan koin pecahan berapapun yang Anda miliki. Sekarang pun kami sudah lebih serius menabung koin dalam celengan betulan yang lebih besar. Yuk, nabung dari sekarang.

Ilustrasi: freedigitalphotos.net

Previous Post Next Post

You Might Also Like

4 Comments

  • Wisnu June 26, 2015 at 12:18 am

    Dirapikannya gimana Mbak? Pakai selotip gitu?

  • Suryo June 22, 2015 at 6:38 am

    25,itu maksudnya jumlah, setiap pecahan nilai uang,
    Gtu ya.

    • mels July 27, 2015 at 8:35 am

      Betul, jadi misalnya koin 100 digabungin 25 buah trus diselotipin, begitu juga untuk pecahan nilai lainnya

    Leave a Reply