Traveling

Mencicip Pecel Rawon Banyuwangi

Banyuwangi terletak di ujung timur Pulau Jawa. Kabupaten yang terkenal dengan slogan The Sunrise of Java itu memiliki deretan pantai yang menjadi surga para pecinta olahraga surfing. Salah satu yang terkenal adalah yang disebut G-Land.

Selain memiliki potensi wisata berupa kekayaan alam, kuliner Banyuwangi juga cukup khas. Ada durian merah, pecel rawon dan rujak soto. Salah satu yang sempat saya cicipi adalah Pecel Rawon.

Kedai yang menjual pecel rawon tujuan saya dan beberapa rekan kerja itu terletak di pinggir jalan protokol, tak jauh dari kantor DPRD Banyuwangi. Biasa disebut Pecel Ayu.

Pada awal mendengar namanya saya langsung bertanya-tanya, “bagaimana ya rasanya?” Maklum, dua makanan (pecel) dan (rawon) membutuhkan bahan dasar yang sangat berbeda. Pecel membutuhkan sayuran yang dicampur bumbu kacang, sedangkan rawon berisi daging sapi dengan kuah khas hasil olahan berbahan dasar kluwak yang gurih. Walau terdengar “aneh”, ternyata, dua makanan tersebut bisa bersatu.

Bayangkan pecel dengan sayuran dan balutan sambal kacang disiram kuah rawon. Ditambah nasi, jadilah Nasi Pecel Rawon. Untuk menambah kenikmatan, nasi pecel rawon ditambahkan dengan paru goreng dan rempeyek.

Perpaduan dua makanan tidak cuma terjadi antara pecel dan rawon. Banyuwangi terkenal juga dengan rujak soto-nya.
Kata teman, rasanya seperti rujak cingur yang diguyur kuah soto daging. Hmmm…

Pengen mencicip keunikan rasanya? Dateng aja ke Banyuwangi

 

Previous Post Next Post

You Might Also Like

No Comments

Leave a Reply