gps
Traveling

Menjadi Navigator Sehari

Navigator dari Wikipedia berarti orang yang diberikan tanggung jawab untuk menentukan posisi kapal/ pesawat/ benda yang bergerak. Kalau definisinya demikian saya telah menjadi navigator sehari di Bali.

Beberapa hari lalu saya dan suami memutuskan untuk melepas lelah sejenak di Pulau Dewata. Di sana kami menyewa kendaraan roda empat sebagai alat transportasi.

Walaupun nggak begitu-begitu amat punya jiwa petualang, kami memberanikan diri untuk tidak menyewa supir alias menyetir sendiri. GPS yang sudah ter-install di Blackberry Onyx 2 dan Samsung Galaxy Y pun diandalkan sebagai petunjuk arah.

Nah, alat sudah ada, siapa yang akan membaca peta? Karena suami menyetir, saya pun mau-nggak-mau yang menjadi navigatornya.

Hari itu kami memutuskan untuk membuat road trip singkat dengan rute sbb: Ubud – Sukawati – Pantai Sanur – Pantai Kuta.

Dari hotel di kawasan Kuta Galeria ke Ubud kurang lebih 38 km ke Utara. Hanya, karena jalanan yang agak macet, ditambah saya rookie dalam hal membaca peta, kurang lebih satu jam kemudian kami baru sampai di Ubud.

Nyasar ada, tapi kami berhasil sampai dengan selamat di tempat tujuan, yaitu Pura Bukit Sari Sangeh alias Monkey Forest.

Tujuan berikutnya adalah Pasar Seni Sukawati. Sukawati mengarah kembali ke Denpasar karena itu hampir tanpa hambatan kami cepat sampai di Sukawati, Gianyar. Kami justru nyasar ketika mencari tujuan. Nyari pasar seni kok susah ya.

Tapi setelah bertemu dengan polisi yang ramah, akhirnya kami sampai juga. Rupanya masih 1 km dari tempat kami berhenti di pasar yang (kami kira) Pasar Seni Sukawati.

GPS yang kami pergunakan tidak selamanya handal. Suami bilang, bisa jadi petunjuk yang tertera di GPS tidak update lagi dengan kondisi di lapangan. Alhasil, saya pun harus cermat membaca petunjuk jalan. Misalnya sewaktu kami ingin menuju ke Pantai Sanur. Setelah hampir seharian muter-muter, terakhir kami beringsut menuju Pantai Kuta.

Pepatah bilang, perempuan payah membaca peta. Itu memang agak betul tapi kalau dilatih perempuan bisa kok baca peta. Caranya ya itu, coba jadi navigator sehari.

Jalan, yuk!

Previous Post Next Post

You Might Also Like

2 Comments

  • cerita disini May 8, 2012 at 6:15 am

    wah kayaknya lebih update Map yang di toko buku yah? hehehe

    • mels April 1, 2013 at 5:23 am

      Harus sering-sering diupdate Google Maps-nya 😀

    Leave a Reply