Traveling

Monyet-Monyet Jahil di Monkey Forest

Beberapa kali ke Bali, belum sekalipun saya berkunjung ke Monkey Forest.

Oleh karena itu ketika berkesempatan ke Pulau Dewata datang lagi, saya tak mau menyia-nyiakannya dan buru-buru meminta suami untuk memasukan obyek wisata yang sudah tersohor tersebut ke dalam daftar kunjungan.

Resminya, monkey forest terletak di Desa Adat Padang Tegal, Ubud, Bali. Aslinya tempat berkeliarannya monyet-monyet di sini adalah kompleks Pura. Entah dari kapan di sekitar pura tersebut bermukim para monyet, yang oleh warga setempat akhirnya disucikan.

Menurut keterangan penjual tiket, monyet-monyet yang ada di monkey forest adalah monyet liar. Oleh karena itu mereka cenderung jahil dan bisa berubah ganas apabila diganggu. Pengalaman saya dan suami ke sana, monyet-monyet ini pelahap yang rakus namun sangat menggemaskan apabila sedang tidak bertingkah.

Untuk masuk obyek wisata ini pengunjung harus membeli tiket masuk seharga Rp 20 ribu per orang. Kalau mau, beli juga sesisir pisang raja seharga Rp 20 ribu yang dijual di depan pintu masuk.

Tapi hati-hati jika Anda sudah memegang pisang di tangan. Monyet-monyet jahil ini bakal tidak segan-segan meminta, merebut bahkan menggelendoti sampai Anda menyerah dan memberi buah kesukaan mereka tersebut.

Suami saya, yang saya anggap cukup berani, menyerah menghadapi satu ekor monyet jantan yang terus-terusan menarik-narik celana untuk satu hingga dua buah pisang. Saya sempat mengambil video saat suami memberi makan salah satu monyet yang ada di sana. Kebetulan, di dekat saya ada juga seorang bule perempuan yang sama-sama memberi makan.

Si bule juga nggak kuasa menolak permintaan salah satu monyet jahil ini sampai tube dress-nya nyaris melorot karena ditarik! Untung si bule sigap megangin, untung lagi dia nggak dicakar atau lebih parah lagi digigit, tuh.

Ngomongin bule yang ditarik bajunya sama monyet-monyet jahil ini, saya jadi ingat berita tentang turis Taiwan yang tanktop-nya dipelorotin monyet di monkey forest hingga *maaf* payudaranya kelihatan. Ironisnya (ironis atau beruntung ya?) si turis Taiwan yang ternyata berprofesi model di negaranya jadi terkenal banget karena video “pemelorotan-nya” di Youtube ditonton banyak orang.

Selain monyet dan pura suci, di monkey forest terdapat sebuah kolam dalam yang kalau kita intip terdapat banyak uang koin di dalamnya. Sayang, nggak ada keterangan mengapa ada tradisi menceburkan koin ke dalamnya.

Jika sedang diam saja atau bermain dengan anaknya, memeloti atau berfoto bersama para monyet bisa menjadi pengalaman baru yang tidak terlupakan. Dengan catatan tangan kita tidak memegang pisang, ya.

Berani bergaul dengan monyet-monyet jahil ini?

Previous Post Next Post

You Might Also Like

No Comments

Leave a Reply