romantic scene
Movie

Pelajaran Cinta Dari Film ‘Up’

Saya tahu film ini sudah lama tayang di bioskop. Tetapi setelah kembali diputar di televisi, saya yakin masih cukup banyak penonton, tua dan muda, yang masih mau berbetah-betah di depan televisi untuk menyaksikan film ini kembali.

Film yang indah ini terutama menyimpan pelajaran cinta sebagai berikut:

– Satu Kali Untuk Selamanya
Setelah menikah, seperti banyak pasangan lainnya Carl dan Ellie Fredricksen pun mendambakan kehadiran buah hati. Bahkan mereka sudah membangun kamar yang didominasi warna cerah dari jauh hari.

Namun rupanya Tuhan berkehendak lain.

Meski divonis dokter tidak akan dikaruniai anak yang diidam-idamkan, Carl tetap menerima Ellie apa adanya dan mempertahankan keharmonisan mereka sampai ajal menjemput Ellie.

– Janji Dibawa Sampai Mati
Carl merupakan tipe laki-laki idaman banyak perempuan: penyayang dan setia. Saat istrinya sakit-sakitan di penghujung, Carl tetap setia mendampingi istrinya bahkan tak pernah lupa mencium kening istrinya ketika hendak tidur.

Carl juga rajin menabung dan bertekad untuk menjejak Paradise Falls di Amerika Selatan bersama Ellie hanya karena istrinya sangat menginginkan untuk pergi ke sana. Walau sampai akhir usianya Ellie tidak bisa menjejak ke tempat idamannya namun Carl berhasil mewujudkan impian istrinya dengan cara yang luar biasa.

– Berpisah, Jangan Terpuruk Terlalu Lama
Setelah Ellie meninggal, Carl menjadi laki-laki tua yang introvert dan pemarah. Kemarahan kakek tua ini makin memuncak setelah lingkungan di sekitarnya habis tergusur oleh pembangunan.

Namun seorang anak kecil bernama Russel berhasil mencuri hatinya. Walaupun kerap merasa jengkel dengan kelakuan manja Russel, namun Carl mendapati bahwa membuka hatinya kepada orang asing yang tulus mencintai sama sekali tidak merugikan. Malah, membuatnya bahagia.

– Ingatlah Pada Kenangan, Bukan Bendanya
Carl bertekad untuk membawa rumah tua yang lama didiaminya bersama Ellie ke Paradise Falls dengan ribuan balon karena dia ingin “mengajak” Ellie dalam perjalanan ini.

Padahal yang “diajak” Carl adalah kursi yang kerap diduduki Ellie, pajangan meja yang kerap dibersihkannya dan foto-foto Ellie.

Maka ketika Carl dihadapkan pada pilihan, mempertahankan benda-benda kenangan Ellie atau menyingkirkannya agar dapat menyelamatkan Russel, Carl yang sudah sadar memilih menyingkirkannya karena dia tahu kenangan pada Ellie tak akan pernah pudar hanya karena dia tidak memiliki benda-benda kenangan tersebut.

– Bertanyalah Jika Ingin Tahu Lebih Jauh Tentang  Si Dia
Sebagai petualang sejati, Ellie, perempuan yang seorang petualang di masa mudanya ini kerap menaruh foto-foto perjalanannya di sebuah album foto yang disebutnya buku petualangan.

Carl menduga buku petualangan Ellie tidak ter-update lagi setelah sang istri menikah dengannya. Namun karena tidak pernah bertanya Carl baru tahu belakangan bahwa Ellie menganggap pernikahannya adalah sebuah petualangan yang indah.

Foto-foto kebersamaan mereka mulai dari foto pernikahan, rumah yang ditinggali Carl bersama Ellie sampai foto kebiasaan-kebiasaan mereka juga dipajang Ellie di buku petualangannya. Dan di akhir buku petualangan tersebut terselip kalimat indah ini:

Thanks for the adventure. Now, go have a new one 🙂

Aw, indahnya pelajaran cinta dari film ‘Up’

Previous Post Next Post

You Might Also Like

No Comments

Leave a Reply