DSC_0043
Thoughts

Pemilu 2014, Masihkah Perlu Golput?

DSC_0043Nggak terasa sudah mau Pemilu lagi. Saya masih ingat dengan jelas lima tahun yang lalu pemilu berlalu begitu saja.

Tanpa euforia berarti. Mungkin karena ketika itu tidak banyak perubahan yang dijanjikan.

Calegnya mayoritas sama. Metode kampanye juga sama. Pun capres yang bertarung masih muka lama. Lima tahun lalu saya golput -alias tidak memilih.

Tidak selamanya saya golput, lho. Lima tahun sebelumnya saya memilih. Ketika itu pilihan saya jatuh kepada seorang tokoh yang ketika itu populer sebagai pendiri partai baru pembawa perubahan. Eh, ternyata pilihan saya menjadi mayoritas pilihan pemilih juga.

10 tahun berselang. Muncullah seorang tokoh. Sosoknya begitu dipuja masyarakat dan media karena metode kepemimpinannya sangat berbeda dengan yang lain. Berasa dejavu.

Media bilang dengan hadirnya tokoh ini partisipasi pemilih akan meningkat tajam. Pemilu 2014-pun menjadi sangat menarik untuk diberitakan. Lalu apakah artinya saya akan kembali memilih di Pemilu 2014? Belum tentu.

Belum seminggu kampanye terbuka berlangsung saya belum melihat ada faktor yang membedakan pemilu ini dengan yang sebelumnya.

Masih banyak caleg kampanye sembarangan. Di pohon, baliho gantung sampai selebaran kurang penting. Di social media berseliweran gambar kampanye (cenderung) cabul yang menampilkan penyanyi-penyanyi dangdut dengan rok minim dan goyangan seronok.

Andai tahun ini tidak ada kampanye terbuka yang menampilkan hiburan goyang vulgar, konvoi kendaraan yang melanggar peraturan, dan partai politik yang berkampanye straight to the point tanpa jargon. Andai para calon legislatif motivasinya mengabdi buat rakyat, bukan mengabdi buat partai. Andai calon presiden motivasinya menyejahterakan rakyat.

Ah, seandainya, mungkin saya tidak akan ragu untuk memilih.

Foto: Koleksi pribadi suasana Pemilu di lingkungan RW

Previous Post Next Post

You Might Also Like

2 Comments

  • SlameTux March 25, 2014 at 5:25 am

    Semoga angka GOLPUT semakin berkurang dan semakin banyak pemilih yang cerdas, serta semakin banyak pemimpin yang adil dan bijaksana (Sidiq, Amanah, Tabligh, Fathonah).

    • mels April 23, 2014 at 4:20 am

      Tahun ini saya tidak golput lho 🙂

    Leave a Reply