Saya

Pertama Tentang Fashion

c3e628ae3a577e859ee414278b4500c2_dian-pelangi

Saya bertemu desainer muda Dian Pelangi pertama kali di event Islamic Fashion Fair 2011 di Central Park. Ketika itu Dian menjadi salah satu pengisi acara.

Karena saya tidak pernah menulis tentang fashion, sebelum menulis artikel ini saya banyak browsing. Terutama, mengenai istilah-istilah fashion. Beruntung, saya juga punya koleksi majalah wanita di rumah.

Tulisan ini di-publish di detikramadan,Minggu, (28/08/2011).

Tren Busana Lebaran ala Dian Pelangi
Meliyanti Setyorini – detikNews

Jakarta – Mengambil inspirasi dari India dan Timur Tengah, desainer yang sedang naik daun, Dian Pelangi, menampilkan baju muslim untuk gaya kasual yang trendi. Sangat cocok dipakai di hari Lebaran.

Dalam peragaan busana Indonesia Islamic Fashion Fair yang berlangsung di Central Park, Jakarta, Sabtu (27/08/2011), Dian menampilkan rancangan baju terusan panjang yang dikombinasikan dengan bolero dan kerudung dengan motif tie-dye yang colorful.

“Yang saya tampilkan bukan desain karena kalau desain baju muslim pasti didesain abaya, rok dan blus atau celana dan tunik.”

“Saya lebih memilih konsep di-styling, misalnya mengkombinasikan celana harem dengan atasan tanpa lengan tapi ditambahkan bolero, dress dan coat, atau baju polos dengan cardigan. Ini supaya baju muslim ngga terlihat begitu-begitu saja dan lebih gaul untuk dipakai anak muda,” sebutnya.

Sementara untuk kerudung Dian menyebut kerudung yang lebih simple akan menjadi tren. “Kalau ditambahin syal juga yang nggak ribet, lebih slim-lah,” tambah perempuan 20 tahun ini.

Untuk padanan sepatu, high heels dan wedges masih tetap menjadi primadona karena lebih resmi. Walaupun demikian para penggemar flat shoes tetap bisa bergaya pada Lebaran kali ini dengan model-model desain sepatu flat yang kasual.

(mel/vit)

Previous Post Next Post

You Might Also Like

No Comments

Leave a Reply