Movie, Review, Saya

Review ‘Captain Phillips’: Aksi Top Tom Hanks di Atas Laut

poster-captain-phillips

Perompakan kapal di perairan Somalia kerap kali menjadi berita di media massa internasional. Salah satunya adalah perompakan yang disertai penyanderaan Warga Negara Amerika di tahun 2009 yang diangkat menjadi film berjudul Captain Phillips.

Richard Phillips (Tom Hanks) adalah seorang kapten kapal kawakan yang ditugaskan memimpin ekspedisi Maersk Alabama di perairan Afrika. Rute yang akan dilalui termasuk rute berbahaya dan rawan perompakan.

Berinisiatif, awaknya pun terus diingatkan untuk berlatih menghadapi kemungkinan yang mengancam jiwa mereka di laut. Namun pada suatu hari yang apes kapal mereka dihadang “kapal” perompak pimpinan Muse.

Meskipun sempat mendapatkan perlawanan, Muse cs berhasil memasuki Maersk Alabama dan memaksa Kapten Phillips menyerahkan sejumlah uang. Namun tidak puas dengan uang yang mereka dapatkan, para perampok menyandera Sang Kapten dengan harapan mendapatkan uang tebusan jutaan dollar AS.

Drama penyanderaan Kapten Phillips bergulir menjadi cerita memikat selama 134 menit.

Aksi Tom Hanks di Atas Laut

Pemberitaan tentang perompak Somalia kerap kali mencuat di media massa. Namun latar belakang perompakan marak di negeri itu masih kurang terekspos. Bahwa mereka adalah nelayan yang diorganisir oleh para preman dengan iming-iming pendapatan besar. Bahwa para tetua adat suku Somalia juga ikut mengontrol keberlangsungan pekerjaan haram itu merupakan cerita yang cukup menarik.

Sedangkan untuk penokohan, saya menilai Hanks bermain sangat apik. Transisi dari seorang pemimpin yang tegar dan berwibawa di scene awal, sampai pada scene dimana semangatnya untuk tetap hidup meluntur hingga pasrah di bawah todongan pistol para perompak terlihat sangat mulus. Good job, mister!

Kredit khusus juga patut diberikan untuk para pemeran perompak yang asli Somalia, Barkhad Abdi (Muse) dan Faysal Ahmed (Najee). Bengis-nya dapet!

Walau genre-nya drama dengan bumbu action dan ceritanya diangkat dari kisah nyata, namun berkat penyutradaraan yang keren dari sutradara The Bourne Ultimatum, Paul Greengrass, film ini tidak terasa membosankan.

Previous Post Next Post

You Might Also Like

No Comments

Leave a Reply