Movie, Review, Saya

Rumah Dara

Sedang tidak mood membuat review. Sudah pada nonton film ini kah? Kalau gitu gue hanya akan me-review sedikit saja, deh hehehe.

Sekelompok pemuda dan pemudi hendak pulang ke Jakarta dari Bandung. Namun di perjalanan mereka bertemu dengan seorang perempuan yang mengaku barusan dirampok. Atas dasar kasihan, Adjie (Ruli Lubis) cs pun mengantar Maya (Imelda Therine) ke rumahnya.

Dari luar, rumah Maya terlihat biasa-biasa saja. Adjie cs diperkenalkan dengan ibundanya, seorang perempuan anggun bernama Dara (Shareefa Daanish). Mereka pun diajak makan malam. “Sebagai ucapan terima kasih kami,” kata Dara dengan suara berat. Namun siapa sangka makan malam itu ternyata awal petaka bagi Adjie cs.

Secara gue nggak suka horor/ thriller, tentu saja gue nggak happy nonton film ini. Terlalu sadis, penuh adegan berdarah-darah. Jangan pernah ajak keponakan atau anak-anak lo nonton ya! Trus, rasanya ide cerita film ini kok familiar ya? Kayak pernah baca resensi flm semodel ini dimana gitu.

200px-film-rumahdara2

Terlepas dari kesadisan yang dipertontonkan, dari segi efek dan editing, ni film boleh juga. Film thriller Indonesia bermutu lah! Tapi sayang sekali background-nya kurang digali. Latar belakang kenapa keluarga Dara terobesesi memutilasi orang. Hmmm, apakah film ini akan ada prekuel-nya?

Dari segi penokohan, boleh juga. Julie Estelle? love her. Arifin Putra? two thumbs up! Ternyata oke juga jadi psikopat! Daanish? Wohoo, nggak heran jadi aktris terbaik di festival film di Asia lalu. And i love her pump heels! Apaan sih merk-nya? 😀

Anyway, original nggak original, ni film recommended kok buat ditonton. Asal itu tadi, please bring grown ups to accompany you to scream! Enjoy!

Previous Post Next Post

You Might Also Like

No Comments

Leave a Reply