tarawih masjid nurullah kalcit
Rusunami

Tarawih di Masjid Nurullah Kalibata City

Ramadan 1433 Hijriah adalah Ramadan pertama saya dan suami di Kalibata City. Sahur, berbuka sampai tarawih berdua sudah dijalani dengan lancar.

Sejak memasuki bulan puasa saya dan suami membuat rencana, bahwa kami akan menjalani roadshow shalat tarawih di berbagai masjid selama bulan suci. Memang karena kesibukan kerja roadshow tak bisa dilakukan tiap hari, tapi alhamdulillah sejauh ini masih bisa konsisten.

Setelah mengunjungi beberapa masjid, beberapa hari lalu giliran Masjid Nurullah di Kalibata City. Sampai tulisan ini dibuat tidak sekali itu saja kami shalat tarawih di sana.

Kesan pertama tidak begitu baik dan kami sangat terkejut begitu menyadari masjid di basement ini pengap dan panas. Tetapi pada percobaan kedua kami mulai beradaptasi. Di masjid ini ada beberapa kipas angin terpasang di atapnya, sehingga memilih shalat dekat kipas akan membuat shalat lebih khusyuk karena udara menjadi tidak begitu panas.

Tarawih di masjid ini adalah sebanyak 8 rakaat, ditambah 3 rakaat shalat witir. Di antara tarawih dan witir ada ceramah. Tidak seperti shalat di masjid kompleks perumahan orang tua saya yang agak gaduh dengan suara anak-anak,  tarawih di sini termasuk cukup tenang.

Secara umum, tarawih di masjid ini cukup nyaman. Kabarnya, pengurus sedang mengusahakan keberadaan AC. Mudah-mudahan hal tersebut cepat terwujud.

Previous Post Next Post

You Might Also Like

No Comments

Leave a Reply