Traveling

Toko Oleh-oleh Bali, Dari Erlangga ke Krisna

Traveling, nggak afdol rasanya kalau tidak membawa oleh-oleh sepulangnya. Anehnya, walau sudah sering ke sana pulangnya saya masih selalu membeli oleh-oleh. Jadi nggak heran, beberapa lokasi oleh-oleh sudah pernah saya datangi.

Waktu baru pertama-tama ke Bali, saya kerap mampir/ dimampiri ke toko oleh-oleh yang bernama Erlangga. Letaknya ada di Denpasar, di jalan sempit yang saya nggak terlalu ingat. Dulu, toko oleh-oleh ini hits banget. Dagangannya yang paling sering saya buru sebagai oleh-oleh adalah sandal jepit bermanik-manik dan sepatu kain bermotif.

Setelah bertahun-tahun nggak ke sini, saya nggak sengaja melewati toko ini lagi dalam perjalanan ke Denpasar. Tokonya dari depan masih terlihat sama, tapi bangunan di dalamnya tampak lebih luas daripada dulu. Barang-barang yang dijual seperti makanan dan pakaian pun tampak lebih beragam. Namun sandal jepit dan sepatu kain masih dijual di sini.

Era Erlangga berlalu, giliran Joger yang jadi idola. Toko ini menjual kaos bikinan sendiri dengan kata-kata lucu dengan sentuhan desain lokal Bali. Selain kaos, toko ini juga menjual pernak-pernak lain seperti sandal jepit, tas sampai barang pecah belah seperti cangkir. Dulu, kayaknya hits banget kalau bawa oleh-oleh Bali dari sini.

Beberapa tahun terakhir giliran toko oleh-oleh Krisna yang hits banget. Terakhir kali pergi ke Bali bersama rombongan dari kantor, kami dimampiri toko Krisna yang guede banget. Di sana oleh-oleh tersedia komplit mulai dari pakaian, makanan sampai kerajinan tangan. Mungkin toko ini laku berat karena harga barang yang dijual cukup terjangkau. Kalau favorit saya adalah jualan kaosnya yang berharga lebih miring daripada tetangganya –kualitas tetap bagus.

Selain Krisna, satu lagi toko oleh-oleh yang punya cabang banyak adalah Agung. Yang dijual mirip deh sama yang saya sebut sebelumnya. Adapun untuk harga 11-12.Dulu, waktu belum tahu letak toko oleh-oleh Bakpia Legong, saya membeli bakpia itu di cabang yang ada di Sunset Road. Memang, harganya jauh lebih mahal sih dibandingkan beli di tokonya. Nah, kemarin, nggak sengaja saya sempat melihat toko ini jual pie susu Jalan Nangka, yang katanya paling enak se-Bali. Harganya agak mahal juga dibandingkan pie susu biasa, tapi daripada muter-muter lagi nyari toko aslinya akhirnya saya beli juga.

Anyway, jangan bingung cari oleh-oleh deh di Bali. Kalau bingung, tetap ada Pasar Sukawati yang bisa jadi andalan terakhir beli oleh-oleh yang murah meriah.

Selamat berbelanja oleh-oleh :D!

 

 

Previous Post Next Post

You Might Also Like

No Comments

Leave a Reply