Werkudara
Traveling

Werkudara, Bus Tingkat Wisata Solo yang Nyaman

Hop on bus adalah suguhan wisata yang kerap ditemui di kota-kota pariwisata dunia. Yang paling terkenal di Singapura dan London, Inggris. Eh, tapi jangan salah di Solo, bus wisata ini juga bisa ditemui. Perkenalkan bus tingkat wisata Werkudara.

Bus Werkudara start dari kantor Dinas Perhubungan di sekitar Stadion Manahan, Solo. Terminal start-nya agak sulit buat pelancong yang baru pertama kali ke Solo maupun warga yang tidak terlalu hapal rute kota batik ini. Oleh karena itu disarankan bertanya ke contact person terlebih dahulu ancer-ancer menuju lokasi.

Contact person Werkudara:
Indri (085642005156)
Sandi (085229790462)

Setelah sampai di lokasi, kita dapat membeli tiket perjalanan yang dibandrol Rp 20 ribu per orang. Werkudara “mengudara” setiap Sabtu, Minggu dan hari libur pukul 15.00 WIB.

Sewaktu saya mengikuti tur bus tingkat wisata yang mulai dipergunakan pada 20 Februari 2011 ini bersama teman-teman, bus cukup penuh dengan wisatawan lokal.

Bus berbentuk double-decker dengan pendingin ruangan (AC) di lantai satu. Sementara lantai dua memakai AC alami alias angin cepoi-cepoi 😀

Jalan-jalan yang dilewati Werkudara sendiri saya nggak begitu hapal. Yang jelas melewati jalan protokol, Jl Slamet Riyadi, dan kembali ke tempat pemberangkatan dari jembatan yang di bawahnya mengalir sungai Bengawan Solo.

Beberapa bangunan yang dilewati diantaranya adalah Museum Batik Danar Hadi, Museum Radya Pustaka, Taman Sri Wedari, rumah dinas Walikota Solo, Pasar Gedhe, Stadion R Maladi. Di dalam bus ada guide yang menjelaskan setiap bangunan bersejarah/ lokasi wisata yang dilewati.

Bus ini dua kali berhenti selama kurang lebih 10 menit guna memberikan kesempatan wisatawan untuk sekedar membeli minuman/ makanan kecil atau berfoto. Pertama di depan patung Slamet Riyadi dan kedua di depan Taman Satwa Taru Jurug.

Secara umum, naik bus wisata Werkudara cukup mengasyikkan. Duduklah di lantai dua guna merasakan sensasi naik bus double decker –walaupun akan ada anjuran untuk bertukar tempat duduk bagi penumpang. Cuma, hati-hati dengan ranting pohon yang kerap dilewati, ya :D.

Setelah kurang lebih dua jam menyusuri Solo, akhirnya berakhir juga perjalanan kami dengan Werkudara. Asyik dan nyaman!

Jika suatu saat Anda berkesempatan ke Solo jangan lewatkan kesempatan untuk naik bus tingkat wisata ini.

Previous Post Next Post

You Might Also Like

6 Comments

  • Rahmi Aziza October 18, 2012 at 7:53 am

    udah lama ga ke solo, kangeeen, pengen naik bis itu juga >,<

  • Ida October 17, 2012 at 3:38 pm

    di Solo waktu saya SD bis bertingkat ini adalah transportasi umum, sering banget dulu ikut desak2an naiknya. abis itu sepertinya menghilang, ternyata sekarang dioperasikan untuk wisata saja ya 🙂
    hmmmmm jadi pengen nostalgia masa SD lg …

  • kekenaima October 17, 2012 at 1:52 pm

    jaman sy kecil di jakarta ada bis tingkat, sekarang udah gak ada.. tinggal kenangan.. semoga di jkt sekarang ada lagi ya bis tingkat

    • mels October 18, 2012 at 7:19 am

      iyah, semoga ada lagi ya mba 🙂

    Leave a Reply