Thoughts

Working Mom, Antara Tanggung Jawab dan Kebutuhan

Walaupun saya belum menjadi ibu, tapi situasi ini mungkin akan saya alami juga suatu saat nanti. Menjadi working mom.

Pagi itu saya seperti biasa naik kopaja ke kantor saya di bilangan Warung Buncit. Kopaja yang saya tumpangi dikondekturi oleh seorang perempuan. Udah biasa toh liat kondektur atau bahkan supir kendaraan umum perempuan? Yang luar biasa pagi itu adalah, ternyata, kondektur ini membawa bayinya ke atas kendaraannya tempat mencari makan.

Bocah mungil itu saya perkirakan baru genap berusia 1 tahun. Memakai celana dan kaos singlet dia berdiri di bangku paling belakang kopaja dengan alas (semacam) selendang. Bayi itu nggak ngapa-ngapain cuma ngoceh sendirian. Ibu bekerja itu pun sesekali berbicara dengan bayinya. Bicara lucu-lucuan kayak ibu ngajak ngobrol bayinya.

Saya nggak ngebayangin kalau kopaja itu dalam posisi penuh penuh. Si ibu mungkin akan menggendong bayinya sambil menjalankan tugasnya. Untung saat itu penumpang tidak banyak.

Namun saya jadi ikut deg-degan. Soalnya pak sopir bawa kendaraannya “kayak biasa”. Lincah di antara banyak mobil yang sama-sama ngantri di jalan. Si bayi kan jadi ajrut-ajrutan. Mana “alat pengamannya” cuma yang nempel di tempat duduk penumpang thok! Kalo udah gini, boro-boro memasang sign “Baby on Board” di belakang kaca kendaraan deh.

Kalau ada istilah working mom untuk menunjuk ibu yang bekerja, si kondektur ini adalah contoh nyatanya. Di tengah kebutuhan hidup yang tinggi, tidak bisa dipungkiri bahwa menjadi ibu bekerja adalah sebuah tuntutan. Mereka punya tanggung jawab sangat besar. Menjadi sosok yang bertanggung jawab terhadap tumbuh kembang anak sekaligus pencari nafkah buat keluarga. Aih, sudah kebayang ribetnya.

Pertanyaan salah satu sahabat saya yang juga adalah ibu bekerja mungkin akan jadi pertanyaan saya suatu hari nanti: “Gimana ini, dari pagi sampe malam sibuk terus. Gak punya waktu buat main-main & ngajarin anak. Gimana bisa jadi mama yg baik :(“

Hmm, gimana ya?

Previous Post Next Post

You Might Also Like

No Comments

Leave a Reply