Movie, Review

Review Film August Rush

Untuk kedua kalinya (setelah Bourne Ultimatum) gue tergoda untuk memberi lima bintang sebagai tanda kesempurnaan buat satu film. August Rush is definitely a must seen film.

August Rush adalah seorang anak lelaki berusia 11 tahun yang mencintai musik. Dibesarkan di sebuah panti asuhan yang didiami anak2 lebih besar yang menganggapnya mahluk aneh, tidak mengecilkan hasrat August untuk menjadi pemusik.

Kesempatan itu datang saat dia bertemu dengan seorang pengamen cilik bernama Arthur. Di rumah Arthur, dia pertama kali mengeksplor kemampuan musiknya di bawah pantauan pimpinan pengamen jalanan, yang diperankan Robin Williams, yang jahat. Seorang pastur membantu August menyalurkan bakat bermusiknya di sekolah musik ternama, Juliard.

Bakat cemerlang August sebetulnya turunan dari kedua orang tuanya yang pemusik. Sayang, karena keegoisan kakeknya dia dipisahkan dari ibundanya sejak lahir. Namun musik pula lah yang akan mempertemukan August dengan orang tua yang hampir tidak pernah dikenalnya.

Secara cerita, ni film menarik dan nggak bertele-tele, walau ada cerita standarnya yakni one night stand yang berbuah kehamilan Lyla ibunda August yang diperankan oleh Keri Russel. Secara gambar, I love it. Kalau kata gue PAS nggak berlebihan tapi juga nggak pas2an. Apalagi sutradanya demen banget mengambil latar gambar bulan purnama fenomena alam favorit gue. Fullmoon + chit-chatting with a fine gentlemen on a roof top = a perfect way to spend a night.

Secara penokohan pun luar biasa. Jonathan Rhys Myer, who played August dad, is definitely a heartthrob! Acting-nya lumayan, punya tampang yang ganteng, and he can sing! Bagus banget lagi suaranya! Keri Russel juga sama menawannya. But above all, Freddie Highmore (August) is a sweetheart. Yang jelas gue akan sangat menunggu film2-nya yang akan datang.

Plus lainnya adalah musik2 indah yang ditampilkan di film ini. Gue suka semua, walau favorit gue tetep lagunya John Legend, Someday, yang udah lekat di telinga ini Someday, well be together, someday. Cucok sama ceritanya.

Behubung plusnya jauh lebih banyak dari minusnya (kalau ada), maka gue nggak berlebihan menyarankan film ini supaya ditonton semua orang. See this movie and found out its beauty.

Previous Post Next Post

You Might Also Like

No Comments

Leave a Reply