Movie, Review

Yang Populer Berkat ‘Guardians of The Galaxy’

**Postingan ini berisi SPOILER** Film terbaru Marvel yang rilis di Indonesia tahun 2014 ini memang sangat memikat. Kisah superhero yang tak biasa, humoris dan dibumbui oleh soundtrack yang ear cathing membuat ‘Guardians of The Galaxy’ mengesankan bagi banyak penontonnya –termasuk saya.

‘Guardians of The Galaxy’ berkisah tentang petulangan Peter Quill (Chris Pratt), manusia bumi yang diculik oleh sekelompok penjahat dari luar angkasa saat masih berusia muda. Oleh Yondu (Michael Rocker), pimpinan kelompok penjahat luar angkasa tersebut, Quill dibesarkan menjadi seorang pencuri.

Suatu hari, Quill diberi tugas untuk mencuri sebuah bola (orb) yang konon memiliki kekuatan magis. Kekuatan magis yang dimiliki orb itu sangat luar biasa hingga setelah berhasil mencurinya Quill diburu oleh musuh nomor satu galaksi, Ronan (Lee Pace).

Bersama Gamora (Zoe Saldana), anak buah Ronan yang membelot, si raksasa Drax (Dave Batista) dan pemburu bayaran yang kemudian menjadi sahabat-sahabatnya, Rocket (suara diisi Bradley Cooper) dan Groot (suara diisi Vin Diesel), Quill bertekad untuk menyelamatkan orb tersebut dan menyerahkannya kepada penguasa Nova Corp.

poster guardians of the galaxy

Selain menyarankan film ini untuk ditonton, saya tidak akan bercerita panjang lebar mengenai film ini. Saya hanya ingin bercerita mengenai lagu-lagu dalam film ini. Siapa sangka, musik pop dan soul era 60 dan 70’an bisa semenyenangkan itu.

Di dalam film, Quill selalu membawa walkman Sony berisi campuran (mix) lagu-lagu kesukaan ibundanya. Begitu sayangnya dengan walkman dan kasetnya, Quill rela mempertaruhkan nyawanya ketika benda tersebut berpindah tangan. Sepanjang film berdurasi 121 menit itu, lagu-lagu dalam kaset Quill diperdengarkan sebagai backsound adegan.

Mungkin karena soundtrack-nya nyambung dengan adegan, lagu dan adegan jadi sama-sama “nempelnya”. Tak heran, lagu yang tadinya tidak terlalu populer (di Indonesia) sekejap menjadi populer. Tiga lagu yang favorit saya adalah:

‘Hooked in a Feeling’ diperdengarkan ketika Quill kecil sedang berada di rumah sakit, menunggui ibundanya yang sekarat. Satu kali dengar saya langsung kepincut dengan lagu yang dipopulerkan oleh Blue Swede itu.

‘Fooled Around and Fell in Love’ diperdengarkan ketika Quill sedang ngobrol dengan Gamora. Sosok berkulit hijau itu tadinya tidak paham mengapa Quill sangat suka berjoget saat mendengarkan musik lewat walkman-nya. Namun setelah diperdengarkan dengan lagu yang dinyanyikan oleh Elvin Bishop ini, Gamora pun tak kuasa untuk ikut bergoyang.

‘Ain’t No Mountain High’. Lagu ini sebetulnya sudah sering saya dengar (dan populer) jauh sebelum ‘Guardians of The Galaxy’. Saya malah telah menyukainya sejak film ‘Step Mom’ yang dibintangi Julia Roberts dan Susan Sarandon. Lagu yang dinyanyikan Marvin Gaye dan Tami Terrel ini diperdengarkan ketika Quill akhirnya membuka hadiah terakhir dari ibundanya yang telah meninggal. Hadiah yang dibungkus kertas kado yang telah lusuh itu berisi kaset Awesome Mix Volume 2.

Selain ketiga lagu tersebut ada beberapa lagu lain yang juga featuring di film ini seperti ‘I Want You Back’ dari Jackson 5 dan ‘O-o-oh Child’ dari Five Stairsteps. Sangking digemarinya, soundtrack film yang sudah dikemas dalam bentuk album ini sangat laku dan menembus posisi 1 Billboard chart. Soundtrack film ini buat saya bisa bersaing dengan soundtrack film favorit saya ‘I am Sam’, yang dipenuhi dengan cover lagu-lagu milik The Beatles.

Tapi tentu saja soundtrack-nya tidak akan seberkesan itu kalau filmnya sendiri tidak menarik. Buat saya, ‘Guardians of The Galaxy’ adalah film yang komplit.

Previous Post Next Post

You Might Also Like

No Comments

Leave a Reply